Bersyukur kita kepada Allah karena telah memberi kekuatan kepada saya menyelesaikan materi postingan kali ini yaitu konsep subneting.............
Kelas C
Subneting kelas C menggunakan 8 bit terakhir dari 32 bit,
seperti contoh, netmask 255.255.255.0 bitnya = 11111111.11111111.11111111.00000000,
yang di garis bawah itu adalah bit yang akan dipakai untuk mencari subneting
kelas C.
Pertanyaan yang sering muncul dalam konsep subneting
-
Berapa jumlah subnet?
-
Berapa jumlah blok-blok pada setiap subnet?
-
Berapa jumlah host pada subnet?
Host pertama berapa?
Host terakhir berapa?
Network address?
Dan broadcast?
Rumus sederhana untuk mencari jumlah subnet
yaitu, 2x dimana x adalah
jumlah bit yang bernilai 1, contoh:
Ip address : 192.168.10.0/26
Netmask
: 255.255.255.192
Yang di garis bawah di saling ke bit yaitu
11000000
Jadi jumlah subnet yaitu 22= 4
Untuk mengetahui banyaknya host yang muncul
digunakan rumas 2y-2, dimana y jumlah bit yang bernilai 0,
Contoh
netmask :255.255.255.192
224 = 11000000,
Jumlah bit yang bernilai 0 = 6
Jadi 26-2 =62 host
Untuk mengetahui banyaknya blok – blok
subnet di gunakan rumus 256 – angka decimal 8 bit terakhir, dan kelipatanya
Contoh 11111111. 11111111. 11111111.11000000
angka decimal 192,
Jadi 256 – 192 = 64
Kelipatan dari 32 dan berhenti di 192
Blok subnetnya : 0,64,128,192
Host – host yang bisa
Kelas B
Subnetting kelas B hampir sama saja
dengan kelas C penggunaan rumusanya tetapi
ini menggunakn 16 bit terakhir, Contoh
11111111. 11111111.11000000.00000000.
Subnetting kelas B rumus yang digunakan untuk mencari
banyaknya host sedikit berbeda dari kelas C, yaitu dengan menghitung bit yang
bernilai 0 dari 8 bit Ketiga dan keempat.
Contoh 11111111. 11111111.11100000.00000000
Contoh :
Dik: ip addresss
172.16.0.0
Netmask
255.255.224.0
o
Banyaknya subnet 23 = 8
o
Jumlah host di setiap subnet 213 – 2
= 8190
o
Banyaknya blok – blok subnetnya 256 – 224 = 32
0.32,64,96,128,160,192,224
Host
– host yang bisa di pakai
Kelas A
Subneting kelas A, sama halnya
dengan Kelas B dan C tetapi menggunakan 24 bit dari 32 bit,
Contoh 11111111.00000000.00000000.00000000
. untuk menghitung banyak host yaitu dengan menghitung 8 bit terkahir dari
ke empat, ke tiga dan kedua pada bit yang bernilai 0.
Contoh:
Dik : ip address 10.0.0.0
Netmask 255.255.0.0
o
Banyaknya subnet 28 = 256
o
Jumlah host di setiap subnet 216 – 2
=65534
o
Banyaknya blok – blok subnetnya 256 – 255 = 1
0,1,2,3,4,5 – 255.
Host
yang bisa di pakai
*Maaf jika ada
kesalahan…
Karena saya hanya
manusia yang benarnya dating dari Allah SWT, dan salahnya dari kebodohan saya
karena saya masih dalam proses belajar
Sumber Modul : Rochmad
Moh. Thohir Yassin, S.kom, M.eng