Perangkat berbasis android hanya mempunyai satu layar foreground. Normalnya saat menghidupkan android, yang pertama Kamu lihat adalah home. Kemudian bila Kamu menjalankan sebuah aplikasi catur, User Interfacenya (UI) akan menumpuk diatas layar sebelumnya (home). Kemudian bila melihat help-nya catur, maka UI help akan menimpa UI sebelumnya (catur), begitu seterusnya. Semua proses diatas direkam di application stack oleh sistem Activity manager. Menekan tombol back hanya kembali ke halaman sebelumnya, analoginya mirip dengan browser dimana ketika Kamu meng-klik tombol back browser akan
kembali menampilkan halaman sebelumnya. Setiap User Interface diwakili oleh kelas Activity (Activity class). Setiap activity mempunyai siklus, dapat dilihat di gambar 1.14. Sebuah aplikasi dapat terdiri dari satu atau lebih activity yang diproses dalam Linux. Jika Kamu bingung dengan penjelasan ini, jangan terlalu dipikirkan. Tetap saja maju terus, Kamu akan paham setelah benar-benar mempraktekannya.
kembali menampilkan halaman sebelumnya. Setiap User Interface diwakili oleh kelas Activity (Activity class). Setiap activity mempunyai siklus, dapat dilihat di gambar 1.14. Sebuah aplikasi dapat terdiri dari satu atau lebih activity yang diproses dalam Linux. Jika Kamu bingung dengan penjelasan ini, jangan terlalu dipikirkan. Tetap saja maju terus, Kamu akan paham setelah benar-benar mempraktekannya.
Sebagai programer, Kamu harus mengetahui
beberapa komponen aplikasi yang sangat penting seperti activities, intens, service,
dan content providers.
a.
Activity
Normalnya setiap activity menampilkan satu
buah user interface kepada pengguna.
Misalnya sebuah activity menampilkan daftar menu minuman,
kemudian pengguna dapat memilih satu jenis minuman. Contoh lainnya pada aplikasi sms, dimana satu
activity digunakan untuk menulis pesan, activity berikutnya untuk menampilkan
nomor kontak tujuan, atau
activity lainnya digunakan untuk menampilkan
pesan-pesan lama. Meskipun activity-activity diatas terdapat dalam satu aplikasi sms,
namun masing-masing activity berdiri sendiri.
Untuk pindah dari satu activity ke activity
lainnya dapat melakukan suatu event misalnya tombol diklik atau melalui trigger tertentu.
b. Service
Service tidak memliki user interface, namun
berjalan di belakang layar. Misalnya
music player, sebuah
activity digunakan untuk memilih lagu kemudian di-play. Agar music player bisa
berjalan dibelakang aplikasi lain maka harus menggunakan service.
c.
Intens
Intens
adalah mekanisme untuk
menggambarkan sebuah action secara detail seperti bagaimana cara mengambil sebuah poto.
d.
Content Providers
Menyediakan
cara untuk mengakses
data yang dibutuhkan oleh suatu
activity, misalnya kita menggunakan applikasi berbasis peta (MAP). Activity
membutuhkan cara untuk mengakses data kontak untuk prosedur navigasi. Disinilah peran
content providers. Resource Resource digunakan untuk menyimpan file-file non- coding yang diperlukan
pada sebuah aplikasi misalnya file icon,
file gambar, file audio, file video atau yang
lain. Gambar berformat JPG atu PNG sebuah aplikasi biasanya disimpan dalam folder
res/drawable, icon applikasi disimpan dalam res/drawable-ldpi dan
file audio disimpan dalam folder res/raw. File XML untuk membentuk sebuah user interface
disimpan dalam folder res/layout.
referensi : www.omayib.com